Home » Palembang Jazz Community » Harry Toledo Mendapat Julukan "Setan Bass" Dari Musisi Jazz Palembang

Harry Toledo Mendapat Julukan "Setan Bass" Dari Musisi Jazz Palembang

Puncak Ultah ke-2 Radio Trijaya 87.6 FM Palembang, berlangsung Hari Minggu, 18 Mei 2008 di Cafe Selebrity Palembang dengan 2 session acara. Yang pertama pukul 14.00-15.30 WIB, yaitu Workshop Music yang khusus diikuti oleh musisi-musisi di Palembang dan sekitarnya, hadir lebih dari 75 musisi yang merupakan perwakilan dari band-band , ada yang gitaris,drumer,keyboardis,bassist, vokalis bahkan pemain saxophone.Dan yang kedua pukul 19.00-23.00 WIB Live perfomance musisi-musisi Palembang Jazz Community dengan puncak acara penampilan Harry Toledo with Sound Of Groove yang disiarkan secara langsung oleh Radio Trijaya 87.6 FM.

Dalam acara Workshop Music ini Harry Toledo yang selama ini lebih dikenal sebagai bassit grup Bali Lounge ditemani drumer senior Eddy Syakroni memberikan teknik bagaimana bermain musik yang benar.Harry begitu antusias menjelaskan teknik bermain bass dengan memberi praktek secara langsung mulai dari corak rock,pop,blues hingga ke jazz.Harry yang teknik permainan bass-nya cenderung banyak menggunakan teknik “coper” seperti yang sering dimainkan bassist beken dari Jepang Tetsuo Sakurai (Mantan grup Casiopea) begitu memukau dan membuat kagum para musisi Palembang.Selain teknik bermain jari-jemari di atas dawai bass juga dijelaskan tentang beragam type alat musik bass serta men-set sound amplifier bass agar menghasilkan suara sesuai karakter musik yang dimainkan.Sehingga beberapa musisi Palembang sempat menyeletuk mengomentari permainan bass cepat dan gila Harry Toledo dengan mengucap “Bener-bener gila kayak setan aja permainan bass-nya”

Eddy Syakroni drummer yang malang melintang di Jakarta ini (kelahiran asli Palembang), lebih antusias berbagi ilmu dengan musisi-musisi di tanah kelahirannya.Dia menegaskan bahwa sebaiknya musisi mulai bermain atau belajar musik dengan menyenangi jazz, karena dengan belajar atau memainkan musik jazz ini akan lebih memudahkan seorang musisi berkembang dalam teknik permainnya karena di musik jazz-lah semua unsur yang penting dalam musik ada mulai dari harmonisasi hingga improvisasi.

Harry dan Eddy juga berkolaborasi memadukan permainan bass dan drum-nya dengan beragam teknik diselingi dengan penjelasan secara detail yang menyangkut sejarah jazz mulai dari ragtime,swing sampai era elektrik jazz, terutama pada bahasan konsep fusion atau yang sekarang lebih beken orang menyebut acid jazz.

Pada akhir acara Harry memberi peluang musisi Palembang yang potensial untuk diajak rekaman di album solo berikutnya, bahkan menawarkan kepada grup jazz Palembang yang ingin menjadi band pembuka di launching album barunya “Soul Emotion Bass 3” di Jakarta tgl 22 Mei 2008 di Jakarta.Silahkan bisa menghubungi di hp : 08158777731.(Eko Adji)

Beri komentar