Home » Program » Business Hour » Berobat Gratis

Berobat Gratis

Program jaminan sosial kesehatan yang ditujukan untuk masyarakat Sumsel atau yang dikenal dengan Jamsoskes Sumsel Semesta ini sebenarnya sudah dimulai sejak awal tahun 2009. Menjadi sebuah prestasi yang membanggakan ketika akhirnya Sumsel disebut sebut sebagai Propinsi pelopor kebijakan berobat gratis di Indonesia, malah belakangan sudah banyak daerah daerah lain di Indonesia yang memberlakukan program yang sama.

Hari ini Trijaya Palembang berbincang bincang kembali dengan Bapak Ifan, perwakilan dari Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Selatan yang hadir di studio. Sepanjang perjalanannya, program ini sudah banyak memenuhi kebutuhan masyarakat Sumsel akan layanan kesehatan. Walaupun mungkin pada awalnya, sempat menimbulkan kontroversi dan kebingungan kebingungan.

“Kesalahan yang sering terjadi pada masyarakat adalah tidak mengetahui persyaratan dan prosedur. Misalnya, tidak memiliki KTP atau KK, ada juga yang tidak melalui Puskesmas terlebih dahulu, melainkan langsung ke RSMH” ujar Bapak Ifan

Sesuai dengan namanya, yang menjadi tanggungan dari Jamsoskes Sumsel Semesta ini adalah seluruh masyarakat Sumsel yang tidak/belum tercover oleh jenis asuransi kesehatan apapun, dan bersedia ditempatkan di kelas 3. “Surat keterangan tidak tercover asuransi dari lurah juga dibutuhkan, untuk menghindari penyalahgunaan seperti double claim” tambahnya.

Adapun yang dimaksud dengan prosedur, si pasien harus melewati tahapan tahapan penanganan yang sudah ditentukan. Dimulai dari puskesmas terdekat, apabila tidak bisa ditangani maka akan dirujuk ke rumah sakit type C, lalu rumah sakit type B, kemudian RSMH. “Apabila masih membutuhkan pertolongan khusus dan tidak bisa ditangani di RSMH, maka akan dirujuk ke RSCM dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta. Ini berlaku untuk semua jenis penyakit kecuali Kosmetik dan infertilitas” jelasnya lagi.

Pertanyaan yang menggelitik, datang dari pendengar yang mengirimkan sms. “Apakah berobat akan tetap gratis walaupun nanti Gubernurnya diganti?”

Menjawab hal ini, Bapak Ifan tegas mengatakan bahwa program ini sudah di Perda kan, sehingga sampai dengan seterusnya masyarakat Sumsel dapat menikmati layanan kesehatan gratis. “Doakan saja Sumsel semakin maju kedepannya” harapan Bapak Ifan. (dinnaherly)

Beri komentar