Home » Program » Goes For Easily Tax » SPT Kini Dipisahkan

SPT Kini Dipisahkan

PALEMBANG – Masih banyak subjek pajak yang ternyata gagap mengenai SPT. Hal ini terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang masuk di program talkshow bersama DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (1/4).

Menghadirkan bapak Dudi wahyudi, Kasi Bimbingan Pelayanan DJP Sum Sel dan Kepulauan Bangka Belitung dan bapak Iwan Hendrawan dari divisi yang sama. “Yang perlu diketahui oleh para wajib pajak adalah batas waktu penyampaian SPT setiap tahunnya yakni di bulan Maret untuk wajib pajak pribadi dan bulan April untuk wajib pajak Badan”.

Hal tersebut mengacu pada Undang Undang Pajak baru yaitu no. 28 tahun 2007, dimana sebelumnya pelaporan SPT baik WP Pribadi maupun WP badan digabung di bulan Maret. “Mulai tahun ini dipisahkan agar DJP dapat melakukan peningkatan pelayanan kepada wajib pajak, makanya dipisahkan,” ujar Iwan.

Selain perubahan deadline, Wajib Pajak saat ini dapat melaporkan SPT dimana saja. “Maksudnya kalau memang usahanya ada di Palembang tapi pemiliknya ada di Jakarta, maka SPT dapat dilaporkan di kantor pajak Jakarta. jadi saat ini tidak lagi harus per wilayah,” ujar Dudi.

Selain itu pertanyaan seputar siapa saja yang berkewajiban melaporkan SPT, siapa saja yang berkewajibam memiliki NPWP, bagaimana dengan NPWP keluarga adalah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh penelpon acara tersebut. Anda juga punya pertanyaan sendiri? silahkan hubungi ‘kringg pajak’ di 500200. Anda akan mendapatkan jawaban yang anda mau. (vira)

Beri komentar