Home » Program » Jazz On Trijaya » Jak Jazz » Live Report Jak Jazz 2008 di Trijaya Palembang

Live Report Jak Jazz 2008 di Trijaya Palembang

2

Yellow Jackets yang akan kolaborasi dengan Tohpati di Jak Jazz 2008

Pecinta Jazz di Palembang yang tidak dapat melihat secara langsung Jak Jazz 2008 yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta tidak perlu kawatir karena dapat mengikuti perkembangan event itu secara langsung di program Live Report Jak Jazz 2008 di Radio Trijaya 87.6 FM Palembang mulai 28-30 Nopember 2008 setiap jam 17.30 , 19.30 , 20.30 dan 21.30 melalui liputan langsung reporter Adji Soebijantoro langsung dari Jakarta.Program Live Report ini sendiri didukung oleh Palembang Jazz Community,Linus Air dan Bank Sumsel.

Event Jak Jazz Jakarta International Jazz Festival tahun 2008 ini memasuki usianya yang ke-10 atau Celebrating The 10 th Edition dengan mengambil tema “ A Whole Lotta Jazz “ yakni mempunyai arti bahwa pagelaran Jak Jazz tahun 2008 ini akan berwarna warni dalam arti konsep musik jazz yang ditawarkan akan sangat beragam mulai dari swing,soul,fusion,bossanova,cool,bebop,blues,funk,pop,nu jazz hingga experimental.

Jak Jazz 2008 sendiri akan digelar selama 3 hari mulai 28-30 November 2009 bertempat sama seperti tahun lalu yaitu di Istora Senayan Jakarta dengan konsep indoor dan outdoor stage/panggung sebanyak 7 buah. Seperti sebuah festival jazz besar lainnya Jak Jazz 2008 juga memanjakan pecinta jazz dengan beragam keunikan, mulai dari interior dan eksterior desain serta nama-nama stage/panggung , adanya session music clinic yang diisi musisi jazz manca,tributes atau penghargaan untuk tokoh yang berjasa dalam memajukan jazz di Indonesia, selain itu ada Vote Now Favourite Award atau pecinta jazz atau penonton dipersilahkan memilih artis jazz favoritnya dengan hadiah dari sponsor dan tiket nonton gratis, Jak Jazz juga membawa pesan peduli lingkungan dalam Think Green Program. Dan tentunya yang menarik buat musisi jazz muda adalah adanya kontes band jazz yang terangkum dalam New Breed Contest dimana para finalisnya akan tampil di panggung khusus di arena Jak Jazz.

Jak Jazz 2008 sendiri tidak lepas dari sosok Eugene Lodewijk Wilem Maulana alias Ireng Maulana sang pencetus ide event ini menurut Om Ireng panggilan akrabnya dia menjelaskan “ Saya tetap komitmen menggelar event ini meskipun tahun lalu rugi, ini semata tidak murni bisnis saja, tapi karena memang kecintaan dan kepedulian saya terhadap musik jazz untuk Indonesia tercinta ini “ Om Ireng terus terang mengatakan kepedulian Pemerintah masih kurang dalam mensupport kegiatan seperti ini, sedangkan dari pihak sponsor paling hanya bisa memback up hanya 50 % dari biaya produksi secara keseluruhan.

Dari schedule pertunjukkan selama 3 hari mulai 28-30 Nop 2008 beberapa musisi yang menjadi daya tarik utama dijadikan oleh panitia Jak Jazz untuk program special show, dalam arti penonton harus merogoh kocek lagi untuk melihat artis atau musisi ini, ada 3 musisi yang dijadikan jualan panita Jak Jazz dan masuk di Special Show yaitu Kyoto Jazz Massive kelompok asal Jepang ini banyak disukai anak muda dengan konsep jazz funk-nya, yang lainnya adalah bassit kenamaan Abraham Laboriel yang tampil bersama kelompoknya Open Hands , kemudian sebagai pemuncak special show terakhir yaitu penampilan kelompok Yellow Jackets kelompok yang terkenal sebagai salah satu dedengkot fusion ini akan berkolaborasi dengan gitaris Indonesia Tohpati. Selama 3 hari pecinta jazz bakal dimanjakan tidak kurang dari 100 musisi jazz manca dan dalam negeri seperti Indra Lesmana,Zarro,Harry Toledo,Idang Rasjidi,Tompi,Boi Akih,Lica Cecato,Garth Ploog,Daniel Sahuleka,Djabe,Andrae Crouch,Michelle Nicolle dll. ( Eko Adji )


Satu komentar untuk “Live Report Jak Jazz 2008 di Trijaya Palembang”

  1. MONA

    Wow…Ck..ck..ck..Kapan ya mona bisa nonton jak jazz n nulis report yg d baca pecinta jazz seperti Mas Adji..

Beri komentar