Home » Program » Jazz On Trijaya » Jazz Traffic Jogya » Jogya Jazz Traffic When Jazz Meet Blues

Jogya Jazz Traffic When Jazz Meet Blues

jazzyogya

Pecinta jazz sejati pasti sudah tau bahwa jazz lahir dari ekspresi kesedihan para budak negro,musik jazz lahir dengan dasar blues. Kemudian pada sekitar tahun 1897 mulai dikenal bentuk ragtime, yang pada waktu itu berupa permainan piano tunggal di bar-bar atau saloon. Blues dan ragtime berkembang membentuk boogie – woogie.Dalam dekade 40-an terjadi pencetusan bentuk-bentuk musik baru, misalnya jump band. Jump band adalah bentuk group yang membawakan musik yang mengandung unsur humor/kelakar, biasanya dengan lyric yang cenderung porno. Jump band ini kemudian bercabang ke R & B serta mengilhami bentuk rock ‘n roll yang juga merupakan kelanjutan bentuk perkembangan boogie – woogie ke arah bentuk musik pop / rock.

Nah paduan konsep musik diatas akan tersaji di Jogya Jazz Traffic yang akan berlangsung Sabtu 7 Desember 2013 mulai pukul 18.30 bertempat di Grand Pasific Hall Jl.Magelang km.4 (Depan TVRI) Sleman Jogya. Line up yang akan tampil adalah Kayon,Maliq & D’Essentials,Gugun Blues Shelter,Andien,Kirana Big Band.

‘Kayon’ yang terdiri dari Indra Lesmana (piano, pianika), Pra Budi Dharma (bass) dan Gilang Ramadhan (drum, perkusi). Nama Kayon sendiri terdengar beraroma tradisional. Kayon yang berarti kayu pohon dalam bahasa Sansekerta merupakan istilah pewayangan dengan nama padanan yang lebih sering kita dengar, yaitu Gunungan. Grup ini sendiri dimulai sejak tahun 2007 ditandai dengan sebuah album berjudul ‘Tree of Life’. Judul yang selaras dengan filosofi gunungan, simbol dari pohon kehidupan. Kayon memutuskan untuk mulai mengeksplorasi kekayaan musik tradisi Indonesia dan kemudian dituangkan dalam semangat modern jazz. Kayon tidak terlalu sering tampil di event jazz, sehingga penampilan Kayon di Jogya pastinya sangat surprise ditunggu publik Jogya yang terkenal sangat apresiatif.

Gugun Blues Shelter adalah band Indonesia ber-aliran blues, yang lahir di Jakarta pada tahun 2004. Para anggotanya saat ini antara lain Gugun (gitar), Jono (bass) and Bowie (drum). Mereka baru saja merilis album ketujuh Soul Shaker.Prestasi fenomenal diraih tahun 2011, Gugun Blues Shelter dipilih oleh juri melalui pemilihan online dari para fans dan menang di Kompetisi the Hard Rock Café’s Global Battle Of The Bands, Mereka tampil sepanggung di Hyde Park, bersama dengan Bon Jovi dan Rod Stewart.Penampilan GBS di Jogya Jazz Traffic nantinya pastinya akan ditunggu pecinta blues, terutama komposisi yang akan dimainkan dari album baru mereka.

Maliq & D’Essentials pertama kali dibentuk pada 15 Mei 2002 dengan berisikan 9 personel. Perjalanan karir mereka sebagai musisi diawali dengan menjadi band cafe di sebuah pub kecil dalam hotel berbintang lima di Jakarta, dimana mereka memainkan musik-musik yang pada waktu itu belum terlalu lazim diusung di kalangan anak muda pada umumnya. Kini setelah hampir 10 tahun berdiri, mereka semakin kompak meski hanya menyisakan 6 personel yang terdiri dari Angga Puradiredja (Vokal), Indah (Vokal), Ilman (Keyboard & Piano), Jawa (Bass), Lale (Gitar) dan Widi (Drum).Banyak yang berpendapat jika Maliq & D’Essentials adalah grup musik yang mengusung genre Jazz. Namun musik yang mereka usung sebenarnya tidak hanya jazz saja, melainkan perpaduan antara berbagai macam genre musik seperti, soul, funk, rock, blues, dan lain-lain. Mereka menyebutnya Organic Music agar lebih mudah.Tahun 2013 ini mereka merilis album Sriwedari.Jadi pastikan tonton pesona mereka di Jogya Jazz Traffic.

Andien merupakan salah seorang generasi muda penyanyi jazz wanita Indonesia. Sejak kecil, dirinya telah memiliki ketertarikan di genre musik Jazz. Dirinya lebih tertarik menyanyikan lagu “Girl from Ipanem” saat masih kecil.Memenangkan berbagai kompetisi menyanyi sejak usia 14 tahun di Indonesia dan Shanghai, dia merilis album pertamanya pada usia 15 tahun, dengan album Bisikan Hati yang diproduseri oleh Elfa Secioria.Tahun 2013 ini dia merilis albumnya bertajuk  #Andien dan salah satu lagu impresifnya adalah Bernyanyi Untukmu. Dan nantikan penggemar di Jogya yang merasa ngefans dengan Andien, karena Andien bakal benar-benar bernyanyi untukmu di Jogya Jazz Traffic.

Big Band  adalah sebuah bentuk ansambel musik yang memainkan musik jazz dan yang menjadi populer pada Era Swing dari 1935 hingga akhir 1940-an. Big band biasanya terdiri atas 12 hingga 19 pemain musik dan menggunakan alat-alat musik saksofon, trompet, trombon, dan sebuah seksi ritme. Dan salah satu yang kiprahnya patut diapresiasi adalah Kirana Big Band asal Jogya yang akan tampil menjadi tuan rumah di acara Jogya Jazz Traffic mendatang.

Pastikan mulai dari sekarang segera beli tiketnya, karena ada promo beli 5 tiket gratis 1 tiket Segera pesan tiket online di @herditotamami 085640600202 Pin : 326043EE. Info detail follow https://twitter.com/jazztraficYogya

Beri komentar