Home » Program » Jazz On Trijaya » The History of Jazz » RAGTIME DAN MUNCULNYA BOOGIE WOOGIE – EDISI 3 - Trijaya FM Palembang

RAGTIME DAN MUNCULNYA BOOGIE WOOGIE – EDISI 3

Ada banyak pendapat mengenai munculnya kata ‘jazz’ Dalam San Francisco Bulletin terbitan 6 Maret 1913, sudah digunakan kata-kata jazz tapi belum dikukuhkan. Mornin’s Mornin menuliskannya dengan ejaan ‘Jaz’. New York Sun terbitan 5 Agustus 1917 menyebutkan bahwa kata Jas,Jazz,Jasz, atau Jazes sebenarnya berasal dari Afrika.Sumber lain mengatakan bahwa kata jazz sudah dikenal sebelum itu dengan ucapan jess yang berasal dari jasm, yaitu suatu perkataan yang punya arti ekspresif dalam usaha mengungkapkan kecepatan,kekuatan atau mungkin juga mencerminkan kepuasan sexual dalam arti yangs ehat.Entah mana yang benar.
Kesimpang siuran tersebut terjadi, karena penelitian dan penyelidikan yang dilakukan oleh para profesor dan ahli sejarah barulah dilakukan setelah musik jenis tersebut terbentuk dan berjalan sekian lamanya.Sudah barang tentu penyelidikan yang diadakan oleh banyak ahli tersebut menghasilkan kesimpulan yang kadang berbeda antara satu dengan lainnya. Selain itu juga terdapat istilah-istilah yang berlainan untuk sesuatu hal yang sama.Seperti bahasa daerah di Indonesia, beda tempat beda pula istilahnya.
Yang jelas jazz lahir dan berakar dari blues.Blues mempunyai tangga nada yang disebut blue note, yaitu tangga nada diatonik mayor yang dibelokkan (tangga ketiga,kelima dan ketujuh dibelokkan/diturunkan setengah). Tangga nada tersebut dibelokkan secara alamiah oleh para budak negro, sesuai dengan selera atau rasa musikalitas mereka.
Blues ini berkembang.Disamping membentuk ekrah musik jazz, juga membuat alur sendiri melalui corak-corak seperti gospel,urban blues,blues spirituel,country blues, dan sebagianya. Kecuali itu, dengan sedikit pengaruh ragtime,blues berkembang menjadi bentuk musik yang disebut sebagai bibit atau bayinya bentuk boogie – woogie.Pada tahun 1915,bentuk ini dikembangkan oleh W.C Handy dari folk blues yang dimainkan dengan sifat musik Eropa yang ditujukan atau dipasarkan bagi orang-orang kulit putih.
Boogie-Woogie membuat alur tersendiri pula, dismaping berkembang ke jalur jazz yang membentuk dixieland,Para musisi kulit putih agaknya mulai tertarik pada jenis musik ini.Sedangkan kota yang mempunyai akar blues kuat adalah Kansas City (kota yang mengorbitkan Count Besie).
Sebelum terbentuknya dixieland, para musisi hitan yang berpusat di New Orleans sudah berkiprah dengan bentuk musik yang kemudian dikemal sebagai embrio jazz.New Orleans memang menjadi basis para musisi hitam.Musik yang berkembang di New Orleans sebelum dekade 20-an emmang emmpunyai ciri khas tersendirei. Menjelang dekade 20-an, jazz telah berkembang luas ke utara dan membentuk musik-musi jazz (dixieland) dengan style sendiri-sendiri.Karena itu, orang mengistilahkan bentuk musik di New Orleans dengan New Orleans Style, atau musik New Orleans.(Eko Adji)

Beri komentar