Home » Program » Movie Trailer » Film Pendek, laris di Makasar - Trijaya FM Palembang

Film Pendek, laris di Makasar

Film pendek, anda pernah dengar?

Agak jarang di kota Palembang, walau kita yakin karya seperti ini pasti ada. Film pendek biasanya dibuat oleh para cineas lokal, mahasiswa dan beredar di kalangan mereka, atau dipesan oleh mereka yang membutuhkan.

Perhatian para senior perfilman untuk film pendek sendiri saat ini sedah mulai terlihat dari festival festival film pendek berskala nasional yang sering diadakan. Semisal, Festival Film Pendek Amatir 2007 , Festival Film Pendek Konfiden 2008 (FFPK 2008), Festival Film Pendek Indonesia 2008, dan lainnya.

Meski mungkin ini merupakan bukti bahwa eksistensi film film pendek ini cukup diakui ditengah geliatnya film film layar lebar Indonesia, sepertinya gaung yang menyuarakan apa dan siapa dibalik film serta penikmatnya tidak cukut keras terdengar.

Tidak demikian di Makasar, dalam program Movie Trailer di radio Trijaya Palembang edisi 27 Juli 2008 yang lalu, Eva dari Kiri Depan Community (sebuah media pengumpul dan pendistribusian film pendek lokal Makassar) mengatakan kalau Rumah Produksi lokal yang memproduksi film jenis ini cukup banyak, dan pemesannya juga lumayan.

“kita mengumpulkan melalui tahapan seleksi, biasanya dilihat dri durasi yang tidak boleh lebih dari 30 menit dan tema serta teknik pembuatan filmnya” ungkap Eva, yang dihubungi Trijaya melalui telp.

“yang mengirimkan hasil karya mereka juga cukup banyak ya, terbukti dari tidak semua film yang masuk kita terima” tambahnya.

Ini merupakan kabar baik untuk cineas lokal, ketika keberadaan mereka diakui, bukan tidak mungkin mereka dapat lebih melebarkan sayapnya untuk mengasah talenta dan mencoba mendobrak masuk ke dunia perfilman nasional, walaupun pasti tidak mudah.

“susah ya, jarak kita ke kota itu jauh, biaya akan menjadi kendala utama,dan sampai di kota pun belum tentu langsung diperhatikan, dipercaya bahkan diberikan kesempatan,,,jadi untuk sementara sampai dengan waktu yang tepat, kita lokal aja dulu deh” ujar Arman Dewatri, dari Meditative Workshop Film, sebuah PH lokal di Makassar yang rutin membuat film film pendek.

Itu artinya , di mana pun dan bidang apapun, biaya akan selalu jadi kendala? (dinnaherly)

Beri komentar