Home » Program » Prime Topic » Irwansyah Wujudkan Green Hospital Pertama Di Indonesia

Irwansyah Wujudkan Green Hospital Pertama Di Indonesia

RS Konsep green hospital Di Kota Pangkal Pinang sudah berdiri megah dan dalam tahap penyelesaian. (Foto : FK)

PALEMBANG – Tidak banyak pemimpin di negeri ini yang punya ide brilian dalam membangun program untuk rakyat. Namun di Kota Pangkal Pinang ragam cara dilakukan Pemerintah Kota dibawah pimpinan walikota H Muhammad Irwansyah diantaranya gagasan Green Hospital dan bakal menjadi yang terbaik dan pertama di Indonesia.

Gagasan pembangunannya dilakukan dengan mengubah RSUD Depati Hamzah menjadi green hospital atau rumah sakit ramah lingkungan bervisi wisata yang dikenal dengan Medical Tourism.

Kepala Bappeda Kota Pangkal Pinang Dr. Agus Suryadi menjelaskan pembangunan green hospital menghabiskan dana sekitar Rp. 200 miliar dari APBD Kota Pangkal Pinang.

“Konsep green hospital yang digagas yakni sekitar 34% Kompleks rumah sakit ini berupa ruang terbuka hijau. Sebagian atap dan dinding bangunan juga akan dililiti tumbuhan sehingga suasananya akan terasa sangat sejuk dan nyaman bagi pasien,”ungkapnya.

Konsep green hospital ini, Menurut Agus tidak serta merta hanya rumah sakit tapi ada mall dan hotel dalam satu kawasan. “Anggaran keseluruhan mencapai Rp. 700an milyar, pemkot siapkan 200 Milyar dan bantuan Pemprov 30 milyar rupiah sementara sisanya bisa gaet investor pihak swasta terutama untuk hotel dan mall,”terang Dia.

Walikota Pangkal Pinang H Muhammad Irwansyah (Foto : FK)

Sementara,  Walikota Pangkalan Pinang H Muhammad Irwansyah mengungkapkan pihaknya menggagas green hospital ini untuk menjadikan kota Pangkal Pinang sebagai kota berobat bervisi wisata seperti penang Malaysia.

Green Hospital ini konsep berobat sekaligus berwisata karena ramah lingkungan sehingga tidak perlu keluar negeri untuk berobat cukup ke Pangkal Pinang dengan kualitas standar Interntional dan standar medis yang ramah.

“Akhir bulan depan rencananya akan diresmikan presiden Joko Widodo rumah sakit konsep green hospital ini, “ungkap Bendara PDIP Babel ini.

Bagi warga miskin Irwansyah juga meyakinkan mereka tetap dilayani dengan baik dengan adanya Green Hospital bahkan jumlah pasien miskin yang tidak tercover BPJS akan dicover oleh Pemkot melalui dana APBD.

“Ada sekitar 10 ribu warga miskin tambahan yang mendapatkan pelayanan BPJS yang dicober APBD Kota Pangkal Pinang, “ujar Putra Mantan Sekda Sumsel Sofyan Rebuin.

Kedepan dengan suasana Kota Pangkal pinang yang nyaman penuh toleransi bisa menjadi rujukan berobat dan berwisata ramah lingkungan di Indonesia dengan ketersediaan rumah berkelas green hospital dan rumah sakit swasta yang tumbuh subur di Ibu Kota Babel ini. (FK)

 

Beri komentar