Home » Program » Profil Minggu Ini » Ustd Dikdik Sodikin, Biarkan Mengalir

Ustd Dikdik Sodikin, Biarkan Mengalir

Pernah punya impian? Setiap orang pasti punya. Cita cita dan impian adalah sesuatu yang akhirnya bisa memotivasi kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi. Cara orang mewujudkan impian satu sama lainpun berbeda beda, ada yang dengan semangat tinggi, penuh ambisi, ada juga yang sekedarnya, alon alon asal kelakon orang jawa bilang.

Pimpinan DPU Daarut Tauhid Palembang, Ustd Dikdik sodikin ketika diwawancari oleh Trijaya Palembang dalam Profil Minggu ini beberapa waktu yang lalu mengaku, tidak pernah memiliki cita cita, semua mengalir begitu saja. “seperti air” ujarnya.

Datang ke Palembang di awal tahun 200an merupakan sesuatu yang tidak pernah direncanakannya. Ustda muda ini mengaku, pertama kali yang dirasakannya adalah khawatir. “Saya dan istri saat itu selalu mendengarkan yang jelek jelek saja ttg kota ini, salah satunya adalah tingkat kriminalitas yang tinggi, serem juga sebelum kesini”. cerita beliau.

Falsafah mengalir seperti air memang benar benar dijalani oleh ustd Dikdik. “saya lahir sebagai seorang anak, yang saya sendiri tidak tau siapa ayah saya. lalu saya melakukan apa saja untuk membantu ibu saya, membiayai hidup. Mulai dari pedagang asongan, pencuci piring, tukang kayu dan masih banyak lagi, sebelum akhirnya saya bertemu dengan DPU Daarut Tauhid, lalu sampai ke Palembang.” ujarnya.

Begitu juga untuk urusan percintaan, falsafah yang samapun diberlakukan. Mengalir seperti air.

“Ketika saya di Pesantren, ada seorang ustd yang berkali kali melamar seorang santri, lalu ditolak. Saya penasaran, ternyata memang cantik. Saya iseng iseng aja melamar, eh ditolak juga. Namun sejak saat itu, saya jadi kecantol beneran.” ujarnya.

Sebelum menutup perbincangan, Trijaya Palembang kembali menanyakan tentang impian yang ingin diwijudkan dalam waktu dekat, ustd Dikdik menjawab, “Mengalir saja seperti air” (dinaherly)

Beri komentar