Home » Program » Profil Minggu Ini » Pendidik yang Tak Pernah Puas dengan Ilmu

Pendidik yang Tak Pernah Puas dengan Ilmu

Tutur katanya tertata rapi, sikapnya santun, dan bersahabat. Itulah setidaknya tergambarkan dari sosok Nofita Anggraini, S.Pd, M.Si pemerhati bahasa & pendidikan sekaligus pemerhati masalah-masalah dalam psikologi sosial di Sumatera Selatan. Hadir langsung ke studio Trijaya, Bu Novi panggilan akrabnya yang dibincangi di program Profil Minggu Ini (12/1) menceritakan masa-masa kecilnya yang berwarna, betapa tidak putri kedua dari Drs. H. Soeparno Sjamsuddin, MM. Dan Hj. Nurlaili ini hidup ”momaden” dalam artian saat duduk di bangku Sekolah Dasar beliau tercatat tiga kali berpindah-pindah sekolah. Ayahnya yang seorang guru STM ”memaksa” beliau untuk ikut kemana Ayahnya ditugaskan. Tapi itu tidak membuatnya sulit untuk beradaptasi. ”Alhamdulillah kalau untuk beradaptasi, saya tidak mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan orang-orang, baik guru maupun teman-teman,” ujar Bu Novi.

Setelah menyelesaikan SDN 5 Pangkal Pinang, Belaiau pun kembali mengikuti ayahnya yang pindah tugas ke Lubuk Linggau dan kemudian melanjutkan sekolah di SMPN 1 Lubuk Linggau, Sumsel. Namun hal itu hanya 1 tahun saja, karena ayahnya kembali pindah tugas ke Palembang. Hingga akhirnya tercatat sebagai siswa diSMP N 10 Palembang hingga Selesai.

Setelah menyelesaikan pendidikan SMP, Bu Novi melanjutkan di SMA N 3 Palembang, kali ini beliau tidak lagi berpindah sekolah hingga selesai tahun 1994.

Lulus dari SMA beliau melanjutkan pendidikan S1. Ada Cerita menarik selama proses masuk masa kuliah hingga akhirnya melanjutkan studi FKIP Bahasa Indonesia di Universitas Jambi.

Saat mengikuti SNMPTN pilihannya hanya di Universitas Sriwijaya yaitu FKIP Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Sebagai “cadangan” istilah Bu Novi , beliau mendaftar juga di Sastra Inggris Universitas Kristen Indonesia, Jakarta. Namun kenyataan berkata lain saat masih menikmati sisa masa liburan di Jakarta beliau dihubungi oleh orang tuanya untuk pulang ke Palembang karena lulus SNMPTN, Tetapi bukan di Universitas Sriwijaya melainkan FKIP Bahasa Indonesia di Universitas Jambi.

Menurut Bu Novi, beliau dia tidak pernah memilih Universitas Jambi dalam tes SNMPTN-nya, beliau curiga ada campur tangan dari orang tuanya yang menginginkan beliau tidak ingin melanjutkan pendidikan di luar Jawa dan jauh dari keluarga, dan tanpa sepengetahuannya, orangtua beliau memilih Universitas Jambi pada lembar pilihan SNMPTN.

Akhirnya dengan “iming-iming” perkuliahan sebagai mahasiswa di FKIP Bahasa Indonesia Universitas Jambi mampu di lalui selama 4 tahun dengan baik. Setelah menyelesaikan S1, semangat dan dukungan untuk melanjutkan pendiidkan S2 pun terus bergulir, khususnya dari Ayahanda Drs.H.Soeparno Sjamsuddin,MM (Alm).

Setelah kurang beruntung mengikuti tes S2 di UNSRI, Bu Novi sempat mengalami patah semangat. “Saya malu dengan rekan kerja ayah saya yang bareng tes bersama sama dan mereka lulus semua” Kata Bu Novi.

Menurut Bu Novi setelah mendengar tidak lulus tes S2 di UNSRI Ayahnya menunjukkan sikap diam. Hingga keesokan harinya Ayahnya memberikan sebuah amplop berisikan tiket ke Jogyakarta dan berkata “sana ke Jogya Masuk UGM kalo memang mau kuliah”. Berbekal semangat akhirnya Bu Novi mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa Pascasarjana di UGM. Tak tanggung-tanggung Fakultas Psikologi akhirnya menjadi tempat yang sangat berkesan selama kuliah S2. April 2003 akhirnya Bu Novi menyelesaikan pendidikan S2 dengan baik.

Keinginannya untuk selalu belajar menggugah hatinya untuk kembali belajar di jenjang S3. Kali ini University Pendidikan Sultan Idris Malaysia menjadi pilihannya. Bekerja sambil kuliah sangat luar biasa bebannya kata Bu Novi membuka cerita kembali. Namun semua itu seakan mengalir dengan sendirinya berkat dukungan dari ibunda tercinta Hj.Nurlaili Soeparno. “Sebelum mendapatkan Beasiswa dari Gubernur SumSel seluruh biaya pendidikan saya sepenuhnya di cover oleh Ibunda” Kenang Bu Novi dengan suara lirih.

Berikut biodata lengkap beliau:

Nama: Nofita Anggraini, S.Pd, M.Si
Tempat, tanggal lahir: Palembang, 20 November 1975
Nama orang tua: Alm.Drs.H. Soeparno Sjamsudin, MM & H.Nurlaili
Pendidikan: SD Kartika Palembang, SDN.44 Lahat, SDN.5 Pangkal Pinang
SMP N. 1 Lubuk Linggau, SMP N.10 Palembang
SMA N. 3 Palembang
S1 FKIP Bahasa Indonesia, Universitas Jambi
S2 Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Pelajar S3 Fakulty Sains Kognitif Sumber Pembangun Manusia. University Pendidikan Sultan Idris, Malaysia

Karir:
Dosen LB Universitas PGRI 1999-2000
PNS Balai Bahasa Sumsel 2003 (Pembantu Pimpinan Bidang Pembinaan Bahasa & Sastra Indonesia)

Saat ini beliau sedang memasuki persiapan sidang Pra-Viva untuk meraih gelar PhD. Impian beliau adalah berpeluang menjadi Profesor sebelum usia 40 thn sebagai tanda kasih kepada orang tua tercinta. Sukses selalu Bu Novi! (Haryz)

Beri komentar