Home » Program » Profil Minggu Ini » Irwansyah Contoh Pemimpin Muda Sukses

Irwansyah Contoh Pemimpin Muda Sukses

Pembenahan Alun-Alun Terus Dilakukan

PANGKAL PINANG – Tidak banyak dinegeri ini pemimpin muda yang sukses dan berintergritas, justru banyak pemimpin muda yang tersandung oleh persoalan hukum. Salah satu pemimpin muda yang dinilai sukses yakni Muhammad Irwansyah Walikota Pangkal pinang.

Menurut Wakil Ketua MUI Pangkal Pinang Samsuni Soleh, Irwansyah dinilai pemimpin yang mengayomi semua ummat bahkan selama empat tahun memimpin Pangkal Pinang, Irwansyah memberikan terobosan seperti memberikan reward umrah bagi PNS berprestasi, pengurus pengurus masjid teladan, dan para juara STQ/MTQ kota Pangkal Pinang.

“Baru di masa Irwansyah inilah rumah dinas Walikota Pangkal Pinang ramah dengan anak yatim piatu karena hampir setiap saat beliau menyantuni anak yatim-piatu, “ungkapnya.

Selain itu, selama kepemimpinan Irwansyah, MTQ dan STQ Kota Pangkal Pinang melejit prestasinya. “STQ yang tadinya jauh dari tiga besar dimasanya masuk tiga besar. Hal yang sama juga MTQ tingkat nasional Pangkal Pinang bersaing ketat di tangga juara,”terang Ulama Pangkal Pinang ini.

Pahrizan Ketua Pemuda Pancasila Kota Pangkal Pinang mengatakan kepemimpinan Irwanyah mempu menggairahkan aktivitas anak muda kota.

“Selama ini kita pesimis akan ruang dan aktivitas yang mampu menjadi magnet anak muda ternyata Irwansyah mampu membawa MXGP Interntional di Pangkal Pinang tanpa APBD yang membuat Kota menjadi hidup,”terang Wasekjend KNPI Pusat ini.

Selain MXGP, Irwansyah juga mampu membuka spot-spot kreativitas anak muda dengan memperbaiki ruang terbuka bagi generasi muda seperti alun-alun Kota dan lain sebagainya.

“Diantara pemimpin Pangkal Pinang, beliau yang cerdas serta visioner namun sangat disayangkan beliau tidak ingin maju lagi padahal mayoritas rakyat Pangkal Pinang menginginkan beliau maju di periode keduanya, “terangnya.

Kemajuan Pangkal Pinang juga terjadi di Sektor Keperempuanan dan Lingkungan dibawah kepemimpinan Irwansyah.

Menurut Aktivis Lingkungan Elly Gustina, dimasa Irwanyah pertama kalinya Sekda diserahkan kepada sosok perempuan yang dianggap keluar dari tradisi kemelayuan.

Selain itu semakin banyak keterlibatan tokoh-tokoh perempuan untuk memajukan kota termasuk dirinya sebagai aktivis lingkungan untuk ikut membenahi lingkungan akibat banjir.

“Enam bulan dibawah komando Irwansyah, kerusakan lingkungan akibat banjir diawal mencapai 40 persen, kini sudah berkurang menjadi 20 persen,”katanya.

Menurutnya sebagian besar rakyat Pangkal Pinang menginginkan Irwansyah pimpin kembali namun sejak awal kepemimpinannya komitmen hanya satu periode hal ini tidak bisa dicegah sebagai bagian komitmennya.

Hal yang sama juga diutarakan tokoh Tionghoa Pangkal Pinang Ong Kie. Sosok Irwansyah dinilai anak muda yang memiliki pemikiran jauh kedepan serta gemilang. Keterbatasan anggaran dan fasilitas sarana prasarana bukan jadi masalah dalam membangun.

Pembangunan Green Hospital

“Irwansyah mampu berfikir gemilang termasuk menarik ivent International MXGP ke Pangkal Pinang yang diawal dinilai pesimis dilaksanakan tapi ia mampu tanpa APBD,”ungkapnya.

Belum lagi berbagai terobosan seperti membuat taman mandara, taman bermain dan kuliner pusat umkm Kota Pangkal Pinang serta investasi mini ancol di Pantai Pasir Padi yang sedang berjalan.

“Infrastruktur Kota juga berkembang pesat melalui program satu milyar satu kelurahan yang menjadi janji kampanyenya termasuk infrastruktur rumah sakit dengan konsep green hospital terbaik di Indonesia, “ujar Pengelola Letrase.

Dia juga menambahkan sebagai walikota dinilai walikota Pangkal Pinang tersukses selama ini dengan berbagai kemajuan dan terobosannya. “Sangat sayang sejak awal ia berkomitmen untuk satu periode saja padahal masih dibutuhkan diaini,”ujarnya.

Keberhasilan Irwansyah juga diamini DPRD Kota Pangkal Pinang. Wakil Ketua DPRD Pangkal Pinang Depati Gandi mengatakan kepemimpinan Irwansyah banyak kejutan mulai dari infrastruktur seperti dibangunnya Green Hospital terbaik di Indonesia dan akan segera diresmikan.

Selain itu juga mampu menarik event kejutan international yang tidak dipikirkan seperti MXGP yang diawal dinilai pesimis karena tanpa APBD.

“Dari segi Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik signifikan sekitar 60an persen dari 80 milyar, saat ini sudah mencapai 134 milyar,”terang Ketua DPC PPP Pangkal Pinang ini.

Di sektor infrastruktur hampir separo APBD juga dialokasikan untuk infrastruktur seperti program yang dikenal 1 milyar satu kelurahan, program perbaikan jalan dan penanganan banjir yang saat ini berkurang drastis.

“Kalau boleh pilih tentunya Irwansyah lebih baik melanjutkan kembali kepemimpinannya, namun karena komitmennya satu periode ya harus dihormati, “ujarnya.

Sementara Walikota Pangkal Pinang Irwansyah menjelaskan sejak awal ia maju di Pilkada Pangkal Pinang komotmennya hanya satu periode. “Komitmen ini saya pegang sampai saat ini sama halnya komitmen program 1 milyar 1 kelurahan yang dijanjikan dan dijalankan, “tegasnya.

Menurutnya siapapun walikota yang akan pimpin kelak pasti akan melanjutkan pembangunan Pangkal Pinang yang telah berjalan termasuk konsep rumah sakit green hospital.

“Fisik RS menghabiskan anggaran 200 M dari APBD, secara keseluruhan konsep dibutuhkan anggaran 700an milyar termasuk untuk mall dan hotel dalam RS Green Hospital bervisi wisata ini (Medical Tourism),”terang Putra mantan Sekda Sumsel Sofyan Ribuin.

Dia menambahkan untuk hotel dan mall mungkin akan menggandeng pihak swasta untuk melengkapi konsep green hospital. (FK)

Beri komentar