Home » Program » Special Talkshow » Revenue Management

Revenue Management

Setiap pelaku usaha pasti menginginkan kesuksesan, sukses disini bisa jadi jaringan yang meluas, customer yang loyal lalu income yang diharapkan. Jangan terlalu bahagia dengan pemasukan banyak yang mungkin kita terima dari penjualan produk yang jor joran, karena untung rugi harus kita perhatikan melalui bottomline, yaitu income yang sudah dikurangi dengan pengeluaran.

Seorang Think Thank yang juga GM dari Novotel Palembang Roni Martadinata dalam spesial talkshow di radio Trijaya, Rabu 27 Oktober 2010 menyarankan para pelaku usaha untuk menerapkan Yield Management.

“yield management means, kita tepat. Menjual produk yang tepat kepada orang yang tepat dengan harga yang tepat dan di waktu yang tepat” ujarnya.

Sebagai contoh kita bisa lihat industri pesawat terbang. Sebuah pesawat dengan jumlah penumpang yang bervariasi, mereka membeli tiket dengan harga yang tidak sama satu dengan lainnya. Kelas Ekonomi berbeda harganya dengan kelas bisnis, sisi kanan dan kiri berbeda lagi harga tiketnya. “padahal tujuan sama, waktu sampe juga sama” ujarnya.

Kita harus kreatif memaksimalkan aset yang ada. “usaha rumah makan, coba tawarkan menu yang mahal, kalau pengunjung menolak tawarkan yang lebih murah dan begitu seterusnya, tapi jangan lupa, ketika mereka membeli produk yang murah, tawarkan dessert, juice atau sejenisnya. Toh, incomenya akan sama saja jelasnya lagi.

Berbagi mitos yang sering menjadi hambatan dalam menerapkan yield management diantaranya beranggapan bahwa seni ini sangat sulit dilakukan karena tidak sesuai dengan kebudayaan masyarakatan anggapan bahwa ini hanya strategi akal-akalan yang sangat merugikan tamu.

“Namun sebenarnya sah sah saja, asalkan tadi.. produk tepat untuk orang yang tepat” ujarnya lagi. (dinnaherly)

Beri komentar