Home » Program » Spirit of Ramadhan » Optimalisasi 10 Hari Terakhir Ramadhan

Optimalisasi 10 Hari Terakhir Ramadhan

lailatul qadr

Palembang – Tak terasa, bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-20an. Untuk itu, penting bagi setiap Muslim untuk mengoptimalkan 10 hari terakhir Ramadhan dengan amalan-amalan seperti yang diteladankan Nabi Muhammad SAW.

Saat mengisi tausiyahnya, Minggu (21/8) Ustad Bukroni, S.Pd.I (DSIM) mengatakan selama 10 hari terakhir umat Islam jangan melepas wudhu dan terus memperbanyak ibadah.

Sebab, Nabi Muhammad SAW sudah mencontohkan betapa luar biasanya janji Allah kepada umatnya yang meramaikan 10 hari terakhir ramadhan. Guna mempermudah umat meramaikan 10 hari terakhir, ustad muda ini menyarankan kepada umat Islam untuk beriktikaf di masjid.
Menurutnya, dengan beriktikaf peluang untuk mendapat ridha Allah SWT begitu besar. “Di masjid sangat kondusif, apalagi umat tidak perlu repot mencari makanan dan minuman berbuka atau sahur, sebab pengurus masjid tentu menyediakan,” kata dia.

Tak lupa, beliau menyarankan agar umat mengoptimalkan doa saat berbuka dan sahur. Sebab, doa yang diucapkan dalam kedua waktu itu sangat dianjurkan. Selain itu, ia juga meminta kepada umat untuk mendoakan pihak-pihak yang berjasa kepada diri masing-masing.

“Insya Allah amalan-amalan ini akan memberikan berkah kepada kita semua selama Ramadhan,” pungkas dia

Ia pun menerangkan secara gamblang, mengungkapkan Dari ‘Aisyah radhiallahu anha dia berkata:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bila memasuki sepuluh akhir (dari bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarung, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya “. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

“Pada sepuluh terakhir bulan Ramadlan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lebih giat beribadah melebihi hari-hari selainnya.” (HR. Muslim)
Kemudian, ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan pada 10 hari ini tidak terbatas pada shalat lail saja, akan tetapi mencakup semua jenis ibadah seperti membaca Al-Qur`an, berdzikir, berdoa, bersedekah, dan selainnya.

Di antara keistimewaan 10 hari ini adalah di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari 1000 bulan atau yang dikenal dengan malam al-qadr. Pada malam ini Al-Qur`an diturunkan, pada malam ini ditetapkan takdir untuk setahun berikutnya, dan pada malam ini terdapat banyak pengampunan. Niatkan diri di bulan Romadhon mohon ampun kepada allah dan jadikan bulan ini introspeksi diri agar kelak tak menyesal nantinya, Wallahu a’lam. Tutup Ustad (Rifqi/Spirit Of Ramadhan)

Beri komentar