Home » Program » T-Lifestyle » Cara dan Gaya Anak Muda dalam Memanfaatkan Gadget

Cara dan Gaya Anak Muda dalam Memanfaatkan Gadget


Gadget! Apa yang terfikirkan dalam fikiran anda mendengar kata Gadget? Smartphone (blackberry, android), i-pad, tab, notebook atau game? Apa yang anda manfaatkan dari aplikasi di gadget anda?
Azwar Zulmi masyarakat penikmat gadget yang diwawancarai Trijaya dalam T_life Style (6/11) mengutarakan alasan dia menggunakan smartphone (blackberry) semata-mata untuk social life dan juga lebih efektif dan efisien penggunaan untuk berkomunikasi. Tetapi bukan hanya untu komunikasi “telfon-tefonan” saja, lebih dari itu kita dapat memaksimalkannya dengan menggunakan berbagai fitur yang lengkap. Disinggung apakah gadget ini hanya untuk kalangan menengah ke atas, dia menampik hal tersebut. Bahwa Gadget dapat digunakan siapa saja, tetapi kembali lagi kepada kebutuhan masing-masing individu, apakah sedang membutuhkan gadget tersebut, agar nantinya tidak ada yang tidak berguna dalam penggunaannya
Sementara itu juga melanjutkan obrolan di T-Life Style bersama narasumber kedua yaitu Bu Nofita Anggraini Seoparno, M.Si (pemerhati masalah sosial) menjelaskan bukan hanya anak muda saja yang menggunakan gadget, orang tua atau dewasa pun seharusnya menggunakan dan mengetahui kegunaan gadget itu. Ini juga dapat mengontrol anaknya dalam pergaulan dalam konteks penggunaan gadget, agar orang tua tidak dapat “ditipu” oleh anaknya. Beliau menambahkan kita sebagai makhluk sosial tentunya tidak terlepas dari interaksi dan komunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung, nah dengan perkembangan gadget tersebut, komunikasi sangat dimudahkan apalagi seseorang yang mempunyai rutinitas tinggi. namun senada dengan Azwar, Bu Novi mengatakan bahwa kita harus mengetahui kebutuhan akan alat komunikasi yang “sesuai” dengan kantong dan kebutuhan kita. Kadang-kadang besar pasak dari pada tiang, artinya jika hanya untuk gengsi-gengsian lalu pembelian gadget itu bisa jadi memberatkan kepada orang tuanya karena pada akhirnya yang akan membayarnya ya orang tua. Hendaknya anak muda dapat memahami sendiri kebutuhannya bukan keinginannya, karena kebutuhan jelas berdasar pada hal yang dibutuhkan saat ini dan mendesak. Kalau belum terlalu bermanfaat untuk apa.
Bu Novi yang juga pelajar program doktor falsafah, University pendidikan Sultan Idris, Malaysia ini memberikan tips yaitu agar gadget yang digunakan harus mengandung manfaat, baik untuk social life, identitas maupun memanfaatkan aplikasinya. (Haryz)

Beri komentar