Home » Program » Travelling » Jembatan Ampera, Akan Selalu Membuat Bangga..

Jembatan Ampera, Akan Selalu Membuat Bangga..


Sebagai icon kota Palembang, Jembatan Ampera yang menghubungkan seberang ilir dan seberang ulu ini sebelumnya bernama Jembatan Bung Karno. Menurut sejarawan Djohan Hanafiah, pemberian nama tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada Presiden RI pertama itu. Bung Karno secara sungguh-sungguh memperjuangkan keinginan warga Palembang, untuk memiliki sebuah jembatan di atas Sungai Musi. Kebakaran yang terjadi tepat pada tanggal 10 bulan 10 tahun 2010 yang lalu, membuat jembatan ini terpanggang api selama beberapa jam. Para ahli menemukan penurunan kualitas dr jembatan kebanggaan masyarakat Palembang ini, selain memuainya sisi sisi jembatan.

Travelling edisi 22 Oktober 2010 mencoba mencari tahu tentang pengaruh kualitas sang jembatan terhadap wisatawan. Dihubungi melalui telp, Iwan, seorang tour guide senior Palembang mengatakan tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap minat wisatawan. “memang agak mengganggu pemandangan, karena beberapa pinggiran jembatan gosong, dan belum di cat ulang, namun sejauh ini tidak begitu mempengaruhi” ujarnya.

Ditanyai tentang tingkat kecemasan ketika berada di atas jembatan, Iwan menjawab tidak takut sama sekali. ” Kata ahli jembatan ini kuat kok, sampai berpuluh tahun lagi malah” tambahnya.

“Jembatan Ampera akan selalu kami promosikan, karena ini adalah daya tarik utama para wisatawan disamping objek objek wisata lainnya. Akan lebih baik lagi jika pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap jembatan kebanggaan masyarakat ini, misalanya, lampu yang beberapa hilang, warna yang pudar, dan terutama perbaikan sisa sisa kebakaran. Sehingga kami tetap bisa mempromosikan dengan rasa bangga” ujar iwan.

Dan anda, sudahkah anda merasa bangga dengan icon Palembang yang satu ini? (dinnaherly)

Beri komentar