Home » Program » Tuesday Dialogue » Alex dan Jokowi Bisa Jadi Ganjalan Foke

Alex dan Jokowi Bisa Jadi Ganjalan Foke

JAKARTA – Munculnya nama Wali Kota Solo,  Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin  bisa menjadi ancaman untuk calon-calon lainnya, terutama Fauzi Bowo (Foke). “Jadi ancaman (Foke), pastinya,” kata Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna kepada okezone, Rabu (21/3).

Program Pasangan Alex - Nono (Kompas)

Menurut Yayat, bukan hanya Jokowi, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin juga perlu diperhitungkan. Mengapa demikian, apa yang berhasil dilakukan Jokowi dan Alex Noerdin dengan membangun daerahnya, bakal menjadi modal simbolik.

“Contoh, Jokowi dengan suksesnya menata PKL, transportasi di Solo, sementara Alex Noerdin dengan program sekolah dan pengobatan gratisnya dan SEA Games”, Katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan Oleh Joko Siswanto Pengamat Politik Universitas Sriwijaya diacara Tuesday Dialogue Trijaya Palembang. Menurutnya keberhasilan dua nama itu sebagai kepala daerah menjadi modal yang kuat untuk dibawa ke Jakarta.

“Seperti Alex Noerdin berhasil menerapkan program sekolah dan berobat gratisnya sesuai janji politiknya walaupun mesih ada kekurangan dipelaksanaannya tetapi komitmen dalam program tersebut menjadi nilai positif.  Selain itu Sukses menyelenggarakan SEA Games ke – 26 di Palembang dan Investasi berkembang pesat”,  Kata Joko.

Dia juga mengatakan jika Alex Noerdin ingin bisa bersaing di Jakarta pasangan Alex – Nono harus bisa meyakinkan masyakarakat jakarta tentang programnya “Tiga Tahun Bisa” seperti komitmennya Alex Noerdin saat mencalonkan Gubernur Sumsel yang siap mundur jika tak mampu mengaplikasikan program berobat dan Sekolah Gratis. ” Alex juga harus mampu menaikan elakbilitasnya yang saat ini masih kalah jika dibandingkan dengan Foke”, Ujar Dosen FISIP Unsri ini.

Joko menilai Pilkada Jakarta bakal berat karena banyaknya calon yang mempunyai ketokohan dan Integritas. “Bukan hanya itu, warga Jakarta juga rindu dengan figur pemimpin yang bersih dari korupsi, sebut saja Jokowi yang hampir tidak punya kasus yang diindikasikan”, Katanya.

“Jakarata itu lebih besar, dibanding di luar Jakarta, karena Jakarta sebagai cerminan masyarakat Indonesia. Mampukah Jokowi dan Alex mengatasi itu,” Katanya.

Sebagai informasi, majunya Jokowi setelah PDIP dan Gerindra mengusungnya dan dipilih Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk mendampinginya. Sementara Alex Noerdin maju bersama Partai Golkar, PPP dan PDS dan mengusung Nono Sampono sebagai wakilnya. Sementara, Fauzi Bowo diusung Partai Demokrat, PAN, Hanura dan PKB yang memilih Nachrowi Ramelan untuk mendampingi Foke sebagai wagub.

Nama Hidayat Nur Wahid, mantan Ketua MPR ini diusung untuk berperang memperebutkan Jakarta 1, yang didampingi Didik j Rachbini, politikus Partai Amanat Nasional (PAN).

Sementara, dua pasangan lain yang merupakan dari calon independen adalah Faisal Basri berpasangan dengan Biem Benjamin dan pasangan Hendardji Soepandji berpasangan dengan A Rizal Patria. (Fatur/Sindonews)

Beri komentar