Home » Program » Zona Indo » Lesunya Blantika Musik Anak

Lesunya Blantika Musik Anak

Anda masih ingat dulu, tahun 90an, ketika Joshua dan rekan rekan begitu berjaya. Saya yakin masih hangat diingatan lagu lagu yang dibawakan oleh Trio kwek kwek, Sherina, Enno Lerian, Dea Ananda atau mungkin masih hapal lagunya Bondan Prakoso, si lumba lumba. Nama Kak Seto dan AT Mahmud juga berjasa untuk keceriaan itu lewat lagu Si Komo dan Libur tlah tiba.

Lalu bagaimana dengan saat ini?

Hanya terpaut sekitar 10 tahun saja, blantika musik anak-anak sudah mengalami lompatan cukup jauh. Televisi dan radio dipenuhi lagu-lagu orang dewasa. Dari genre pop, lagu-lagu semacam Kekasih Gelapku (Ungu), Ketahuan (Matta), Teman Tapi Mesra (Ratu) mengajak anak-anak berpikir layaknya orang dewasa. Memang masih ada satu dari sekian banyak lagu yang didalamnya terkandung pesan pendidikan, seperti Bunda (Melly G), Yang Terbaik Bagimu (Gita Gutawa dan Ada band), pertanyaannya apakah lagu lagu yang jumlahnya tak banyak ini sanggup menghadapi kepungan Keong Racun dan Cinta Satu Malam?.

Lesunya blantika musik anak-anak bisa jadi diakibatkan oleh tenggelamnya gairah para pencipta lagu menghasilkan lagu anak-anak. Televisi menangkap sinyal ini. dan mencoba menghidupkan kembali gairah musik anak anak melalui kompetisi adu bakat menyanyi, sayangnya lagu yang disajikan masih lagu lagu dewasa.

Dalam Zona Indo beberapa waktu yang lalu, terungkap, ada penyanyi penyanyi cilik yang sedang berusaha mengangkat kembali musik mereka dengan konten dan kemasan yang seharusnya. Trio penyanyi anak-anak, 3C membangkitkan kembali lagu anak-anak melalui album baru mereka berjudul ‘Putri Impian’.

Album ini berisi lagu-lagu anak-anak yang lama yang cukup legendaris ditambah dengan lagu anak yang baru. Lagu anak yang cukup legendaris yang diangkat di album ini adalah Kereta Apiku, Naik-Naik ke Puncak Gunung, Balonku, Ondel-Ondel, Rek Ayo Rek.

Sedangkan lagu-lagu baru di album milik Chantiq Shagerl, Krisna Larasari, dan Vanessa Audy ini adalah Cita-Cta, 3C, Mama Papa, dan Jagoan Sejati yang dinyanyikan bersama artis cilik Umay Shahab.

“Senang banget bisa punya album. Semoga bisa menghibur teman-teman kita. Cita-cita kita memang ingin menjadi penyanyi. Akhirnya mimpi aku bisa tercapai. Lagu anak-anak sedikit sekali. Makanya kita mau dikenal sebagai penyanyi,” kata Vanessa.

Nah, akhirnya para orang tua tidak harus bingung menjawab pertanyaan si kecil tentang apa itu Cinta Satu Malam setelah mereka menirukan lagunya di televisi, bukan? (dinnaherly)

Satu komentar untuk “Lesunya Blantika Musik Anak”

  1. ahmad haris

    lalu bagaimana perkembangan 3c ?
    Ko ga ada kabar kabarinya di tv kita?

Beri komentar