Home » Serba-serbi » Jalan Pengabuan Dicor, Warga Gembira

Jalan Pengabuan Dicor, Warga Gembira

PALI – Gembira dan senang itulah tanpak dari raut wajah masyarakat Desa Pengabuan Kabupaten PALI. Hal ini karena sebentar lagi jalan mereka akan mulus.

SKK Migas Perwakilan Sumbagsel dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang beroperasi di Kabupaten PALI telah melakukan peresmian tahap pertama jalan cor Babat Pengabuan sepanjang 4,3 kilometer di Desa Pengabuan, Kamis (7/9) yang disaksikan langsung Bupati PALI Heri Amalindo.

Data yang dihimpun Trijaya FM Palenbang Jalan cobeton yang menghubungkan antara Simpang Babat Desa Pengabuan ini merupakan program bersama antara SKK Migas KKKS antara lain PT Pertamina EP Asset 2 (Adera Field dan Pendopo Field), JOBP Golden Spike, PT Medco E&P Indonesia West, PT Seleraya Merangin Dua, serta Mitra PT Pertamina EP TAC / KSO di Kabupaten PALI.

General Manager PT Pertamina EP Asset 2 Ekariza mengungkapkan, rencana peningkatan kualitas jalan ini adalah sepanjang 10,54 kilometer, tetapi sempat terkendala karena turunnya harga minyak sehingga program direalisasikan secara bertahap.

“Pekerjaan ini sudah direncanakan sejak tahun 2014, tetapi harga minyak yang turun tajam cukup menghantam para KKKS sehingga dilakukan evaluasi, akhirnya di tahun 2016 kita berkomitmen untuk merealisasikan peningkatan kualitas jalan ini dan rencananya akan diteruskan kembali di tahun 2017,”ungkap Dia.

Ekariza berharap dengan akses jalan yang lancar dan nyaman dapat meningkatkan geliat ekonomi masyarakat di Kabupaten PALI, khususnya masyarakat di Desa Pengabuan dalam melakukan mobilisasi antar desa hingga akses menuju pusat pemerintahan yang semakin cepat.

Sementara Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, yang diwakili oleh Kepala Urusan Humas, Dian Sulistiawan menyampaikan peran sebagai pengawas kegiatan migas KKKS yang ada di Indonesia sekaligus kontribusi migas bagi pembangunan.

KKKS di Wilayah Sumbagsel, khususnya Kabupaten PALI ikut berkontribusi dalam pembangunan.

“Kegiatan operasi yang dilakukan baik eksplorasi maupun ekploitasi migas semata-mata untuk kepentingan Negara, bagi daerah penghasil migas dikenal sebutan Dana Bagi Hasil yang sepenuhnya dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,”terang Dia.

Senada disampaikan Bupati PALI, Heri Amalindo. Ia menyampaikan rasa syukurnya karena pembangunan jalan cor beton tahap pertama dapat terlaksana dengan baik dan berharap pelaksanaan tahap dua dapat segera terealisasi.

“Pembangunan di Kabupaten PALI ini membutuhkan bantuan dari masyarakat juga, kita jaga secara bersama-sama keamanannya, dukung pelaksanaan agar lancar dan tanpa hambatan. Kabupaten ini tidak akan maju tanpa dukungan dari masyarakat.”ujar Mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel ini. (Fatur/Foto : IST)

Editor : Julian

Beri komentar